BANGSAHEBAT.COM - Perdebatan soal gaji dan tunjangan anggota dewan kembali mencuat. Anggota DPR RI disebut bisa membawa pulang hingga Rp 54 juta per bulan, bahkan hampir Rp 100 juta jika dihitung tunjangan rumah. Di sisi lain, anggota DPRD kabupaten/kota hanya berkisar Rp 36–45 juta. Perbedaan angka ini memunculkan pertanyaan: sejauh mana rakyat merasakan perbedaan tersebut, dan apakah DPRD yang bergaji lebih kecil terasa lebih dekat dengan masyarakat?
Dialog
Rama:
"Bon, aku baru baca. Anggota DPR RI itu gaji pokoknya cuma Rp 4,2 juta ya, tapi tunjangannya bisa bikin total Rp 54 juta lebih. Kalau ditambah tunjangan rumah, bisa hampir Rp 100 juta!"
Bono:
"Betul, Ram. Itu datanya jelas dari mistar.id dan tirto.id. Jadi sebenarnya yang bikin gede itu bukan gaji pokoknya, tapi tunjangan macam-macam, terutama rumah."
Ranti:
"Kalau DPRD gimana? Katanya lebih kecil, ya?"
Bono:
"Iya, Ran. DPRD kabupaten/kota gajinya disebut uang representasi, sekitar Rp 1,5 juta. Tapi kalau ditambah tunjangan, total take-home pay bisa Rp 36–45 juta. Itu data dari ANTARA News dan tirto.id."
Rama:
"Jadi meski lebih kecil dari DPR RI, tetap besar dibanding UMR ya. Nah, pertanyaannya: DPRD yang gajinya lebih kecil, apakah otomatis lebih dekat dengan rakyat?"
Ranti:
"Kalau aku sih mikirnya, kedekatan sama rakyat bukan soal besar kecilnya gaji, tapi soal sikap. Banyak DPRD yang rajin turun ke lapangan, ada juga yang jarang kelihatan."
Bono:
"Betul, Ran. Tapi perbedaan APBN dan APBD juga penting. DPR RI dapat dari APBN, sedangkan DPRD dari APBD. Jadi kalau APBD daerah kecil, beban gaji DPRD jadi terasa berat untuk daerah."
Rama:
"Jadi sebenarnya masalahnya bukan cuma angka gaji, tapi bagaimana publik menilai. Kalau kerja mereka terasa nyata, rakyat nggak akan terlalu mempermasalahkan besar kecilnya gaji."
Ranti:
"Intinya, baik DPR RI maupun DPRD harus ingat kalau gaji mereka itu dari pajak rakyat. Jadi harus benar-benar digunakan untuk kerja nyata, bukan sekadar simbol status."
Dialog RBR kali ini membandingkan gaji DPR RI yang bisa mencapai Rp 54–100 juta dengan DPRD kabupaten/kota sekitar Rp 36–45 juta. Perbedaan ini menimbulkan pertanyaan: apakah DPRD lebih dekat dengan rakyat karena gajinya lebih kecil, ataukah kedekatan itu ditentukan oleh sikap dan kerja nyata? Publik menilai bahwa besar kecilnya gaji bukan masalah utama, melainkan apakah anggota dewan benar-benar hadir dan bekerja untuk masyarakat.
Pastikan Selalu Berkomentar Yang Baik, Tidak Menyinggung Ras, Suku, Agama dan Rasis
DAFTARKAN DIRIMU MENJADI BAGIAN DARI BANGSA HEBAT DENGAN MENDAFTAR ID BANGSA HEBAT, ADA UNDIAN BERHADIAH DAN JUGA UANG JUTAAN RUPIAH SETIAP BULANNYA. DAFTAR KLIK DISINI atau Cek id.bangsahebat.com